WOW ! Peluang Bisnis Dropship & 6 Tips Bagi Dropshipper

  • Whatsapp
Bisnis Dropship

Pembaca pasti pernah mendengar mengenai bisnis dropship, atau mungkin Pembaca sedang mencoba melakukan bisnis dropship. Banyak yang mengatakan bahwa bisnis sistem dropship merupakan peluang bisnis online tanpa modal sama sekali, apakah begitu?

Kalau Pembaca tidak mengetahui, sistem Dropship itu merupakan salah satu sistem penjualan sebuah produk melalui cara online dimana penjual/pengecer tidak harus mempunyai modal besar atau produk sendiri. Sistem online dropship tidak sama dengan sistem Reseller yang mewajibkan penjual/ pengecer untuk membeli produk kepada si supplier/pemilik barang untuk stok, selanjutnya dijual kepada konsumen dengan mengambil keuntungan dari selisih harga produk tersebut.

Juga penjual/pengecer tidak harus repot dengan melakukan proses pengiriman barang kepada si pembeli karena pemilik barang yang akan melakukan hal tersebut. Dan juga pada kemasan/bungkus produk yang dikirim ke konsumen akan dicantumkan nama pengecer, jadi reputasi kita sebagai dropshipper tetap baik.

Supaya kita sebagai dropshipper berhasil memasarkan produk dari si supplier, maka kita mesti mengerjakan berbagai aktivitas pemasaran baik secara melalui online ataupun offline, pada umumnya cara online di nilai lebih efektif bagi banyak orang. Berbagai sarana atau media dapat kita gunakan untuk memasarkan produk secara online adalah dengan melalui toko online, forum, media sosial (Facebook, Twitter), blog pribadi, lewat aplikasi messenger, dan lainnya.

Peluang Bisnis Dropship : Dibahas Lengkap Sampai Ke Akar !

Bisnis Dropship

Metode dari bisnis dropship itu sesungguhnya amat sederhana. Reseller dapat memilih beberapa produk supplier yang mau dijual, selanjutnya kita mengambil beberapa gambar dari barang tersebut, kemudian foto diupload ke media sarana pemasaran ditambah dengan keterangan singkat. Apabila terjadi transaksi penjualan, maka konsumen akan memilih produk yang akan dibeli dan mengirimkan uang sesuai dengan nominal dari harga barang yang reseller tentukan.

Reseller kemudian melanjutkan proses transaksi tersebut ke supplier produk dan memberikan detail barang yang dibeli disertai dengan data konsumen. Produsen akan mengemas barang yang akan dibeli dan mengirimkan produk kepada pembeli atas nama reseller sebagai pengirimnya.

Kelebihan Bisnis Dropship

Bisnis dropship ini memang kelihatannya gampang di jalankan, bahkan si penjual dapat mengerjakan bisnis nya dari mana saja, yang penting ada koneksi internet dan Hand Phone yang memadai. Akan tetapi, tentu saja setiap bisnis memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri, begitu juga dengan bisnis dropship ini.

1. Modal Tidak Perlu Besar

Sebagaimana yang telah di jelaskan sebelum nya, bisnis sistem online dropship dapat dikerjakan tanpa harus mengeluarkan modal besar. Reseller dapat menjual barang secara online melalui blog gratis, blog gratis, situs media sosial (Twitter, Facebook), dan melalui forum-forum jual beli contoh nya seperti kaskus. Tentu saja penjual wajib mengeluarkan uang untuk biaya koneksi internet.

2. Mudah dijalankan

Sebagai pihak dropshipper, kita tidak harus pusing berurusan dengan kegiatan pengadaan produk, proses packing, dan proses ekspedisi kepada konsumen karena seluruh aktivitas tersebut telah menjadi tanggung jawab si produsen. Disamping itu, kita juga tidak harus berurusan dengan proses perencanaan bisnis yang cukup rumit yang di kerjakan oleh produsen.

3. Dapat Dijalankan Dari Mana Saja

Bisnis sistem dropship dapat kita jalan kan dari mana saja, yang penting kita memiliki koneksi internet dan juga hand phone yang memadai. Komunikasi dengan pihak supplier atau pihak konsumen tetap dapat terjalin dengan baik yang bisa dilakukan secara online, misalnya melalui email, chating, dan media sosial.

4. Tanpa Biaya Operasional

Tidak seperti bisnis biasa pada umum nya yang memerlukan modal operasional yang cukup besar, bisnis dropship tersebut dapat dilakukan dengan biaya operasional yang sangat minim, atau bahkan nyaris tanpa biaya operasional. Modal yang biasa dikeluarkan oleh sebuah bisnis adalah untuk gaji pegawai,  biaya sewa tempat dan biaya listrik. Sebaliknya dengan bisnis dropship , kita hanya mengeluarkan biaya yang minim, seperti biaya koneksi internet dan modem.

Kekurangan Bisnis Dropship

Pada bagian ini kami akan membahas kekurangan bisnis online sistem dropship yang banyak yang tidak memperhatikan, diantaranya :

1. Margin Keuntungan Minimatau Kecil

Profit margin yang dapat di ambil dropshipper pada umumnya sedikit. Sangat memungkinkan si penjual menaikkan dapat harga yang lebih tinggi, akan tetapi tentu saja itu amat beresiko karena dapat merusak kepercayaan pembeli. Pelaku dropshipper pada umumnya tidak mau menetapkan harga yang terlalu jauh dari harga yang sudah ditetapkan oleh produsen.

2. Tidak memiliki Informasi Stok Produk terbaru

Data mengenai stok barang tidak dapat kita ketahui langsung, karena informasi tersebut di miliki hanya oleh supplier. Bisa jadi sebuah barang yang akan dijual oleh dropshipper ternyata sudah habis dan info nya belum terupdate pada website si supplier barang tersebut di atas.

3. Kesulitan untuk Menjual produk yang belum pernah di lihat

Ketika seorang pembeli bertanya mengenai detail sebuah barang, umum nya pelaku dropshipper kurang dapat menjelaskan mengenai detail produk tersebut karena faktanya mereka kurang mengetahui produk tersebut. Pada umum nya pelaku dropshipper hanya fokus pada cara pemasaran saja tanpa mengetahui detail dan spesifikasi produk yang akan dijual. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi niat konsumen untuk membeli barang tersebut, dan pada umum nya para konsumen batal membeli barang tersebut.

4. Sering Mendapat Komplain

Bisa saja produsen mengirimkan produk yang kualitasnya tidak sama dengan yang di deskripsi kan atau proses ekspedisi telat. Dan apabila hal itu terjadi, pasti nya pembeli tersebut akan melakukan komplain. Si konsumen tidak mungkin komplain pada si produsen tapi ke dropshipper. Setiap kali si kostumer kecewa atau tidak puas dengan produk yang dikirim atau proses ekspedisi terlambat dari produsen, dapat di pastikan dropshipperlah yang akan menerima keluhan dari konsumen.

Tips dalam Memilih Produsen untuk Bisnis Dropship

  1. Untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan, sebagai pihak dropshipper kita harus selektif dalam bermitra dengan penyedia produk atau supplier. Bisnis dengan sistem ini hanya dapat dilakukan dengan baik apa bila pihak dropshipper bekerja sama dengan produsen yang dapat menjamin kualitas  nya.
  2. Pilihlah produsen dari agen atau grosiran. Biasanya penjual grosiran tidak akan mengambil untung besar per produk yang dijual, tapi pada banyaknya jumlah produk yang dijual.
  3. Pilih produsen yang sudah mempunyai sistem yang sudah mapan, mulai dari proses pemesanan, proses pemeriksaan barang, proses konfirmasi pembelian, hingga proses pengemasan dan distribusi barang ke pihak konsumen.
  4. Pilihlah produsen yang gampang dihubungi. Namun apabila kita harus mengerti bahwa produsen biasanya enggan berlama-lama untuk menerima telepon atau chating dengan pihak lain karena mereka harus melayani banyak pelaku dropshipper lainnya.
  5. Pada umum nya supplier akan menanyakan nama pihak dropshipper serta nama website pihak dropshipper. Hal Ini diperlukan dengan tujuan untuk data pengiriman barang ke si kostumer, produsen akan menuliskan nama atau toko online si pelaku dropshipper pada kemasan barang yang dikirim ke pembeli.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 351

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts